MOTOBALAP.COM – Mental juara kembali ditunjukkan Juni AS pada Final Matapanah Cup Race (MCR) 2025 di Kediri. Meski belum sepenuhnya pulih dari cedera jelang balapan penutup musim, Juni tetap mampu mengamankan gelar Juara Umum kelas Ex Rider, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu pembalap paling konsisten di kelas tersebut.
Kondisi fisik yang belum ideal diakui Juni menjadi tantangan tersendiri. Namun, berbekal keunggulan di klasemen poin, strategi realistis pun diterapkan demi memastikan gelar tetap berada dalam genggaman.
“Efek cedera masih terasa dan belum bisa 100 persen, tapi saya tetap berusaha maksimal. Posisi klasemen poin ada di urutan pertama, jadi targetnya minimal bisa finis dan juara umum bisa diamankan,” ujar Juni AS, yang kini juga mulai aktif merambah dunia content creator.
Peran Yamaha Sis Motor Blitar di balik layar menjadi faktor penting dalam pencapaian tersebut. Tim mempersiapkan motor Juni secara maksimal agar tetap kompetitif, meski sang pembalap harus membatasi risiko akibat kondisi fisik.

Pada sesi Qualifying Time Trial (QTT), Juni mengaku sudah berupaya tampil maksimal. Namun keterbatasan fisik dan beberapa kesalahan kecil membuatnya harus memulai balapan dari grid ketiga di kelas Bebek 2 Tak 116 cc Ia pun hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi keempat.
“Saat QTT sebenarnya sudah mencoba maksimal, tapi cedera dan beberapa kali miss membuat saya harus start dari grid 3 dan finis di posisi 4,” tambahnya.
Momentum kebangkitan justru hadir di kelas Bebek 2 Tak 125 cc. Start yang lebih baik serta setelan motor yang semakin klop membuat Juni merasa lebih percaya diri untuk memacu motornya lebih agresif.
“Di kelas 125 cc, motor dan kondisi saya terasa lebih enak. Saya coba push semaksimal mungkin,” jelas Juni.
Hasilnya, Juni sempat finis di posisi kedua. Keberuntungan kemudian berpihak kepadanya setelah pembalap yang finis di posisi pertama dinyatakan diskualifikasi, sehingga Juni naik ke posisi pertama. Tambahan poin krusial tersebut semakin mengokohkan langkahnya menuju gelar juara umum.
Dengan hasil ini, Juni AS resmi mengoleksi tiga gelar Juara Umum MCR, masing-masing pada 2022, 2023, dan 2025.
Di balik kesuksesan tersebut, kolaborasi teknis juga menjadi sorotan. Mekanik Agung Tekek dari TK Racing Srengat berperan besar dalam pengembangan motor, dengan dukungan dan kolaborasi teknis bersama SYR, sehingga motor tetap kompetitif meski kondisi pembalap tidak ideal.
Tim ini berada di bawah naungan owner H. Rasyid Ridha (H. Mamad) Jatinom, yang konsisten memberikan dukungan penuh terhadap karier balap Juni AS, baik dari sisi teknis maupun manajerial.

Menatap musim 2026, Juni AS dan tim mengaku masih menimbang sejumlah agenda balap yang akan diikuti. Selain membuka peluang kembali tampil di event MCR, ia juga mempertimbangkan beberapa kejuaraan regional Jawa Timur dan Nasional, sembari menyeimbangkan aktivitasnya di dunia balap dan konten digital.
Dengan pengalaman, konsistensi, serta dukungan tim yang solid, Juni AS tetap menjadi figur sentral di kelas Ex Rider dan diprediksi masih akan menjadi ancaman serius di setiap ajang yang diikutinya pada musim mendatang.







