MOTOBALAP.COM – Dominasi motor Kawasaki KLX milik Doni DKMS, memang tidak diragukan lagi. Turut ikut serta bersaing di kelas supermoto 180 cc pemula MCR, motor tersebut kembali menunjukan eksistensinya di bawah aksi racer Renoufaldo Setyawan.
Doni Setyawan yang memang dulunya, lebih fokus untuk event drag bike kini mencoba mengaplikasikan beberapa rubahan ke spek motor dengan acuan motor drag bike, namun tetap dalam koridor regulasi yang di gunakan pada event Road race kali ini pastinya.
“Motor ini tidak ada yang istimewa, namun memang penerapan beberapa komponen mesin yang saya gunakan pada motor Dragbike justru saya aplikasikan KLX milik Reno itu dan hasilnya cocok. Yang terpenting rider sendiri bisa nyaman dengan motornya,” ungkap Doni mekanik tim.
Penampilan Reno, saat awal jalannya race sudah sangat pede. Maklum saja beberapa kali event sebelum final MCR motor ini selalu rajin dalam meraih podium pertama, bahkan ia sudah ciptakan Gap dengan beberapa pebalap lainnya. Namun ada sedikit kendala, pada bagian pengerem an. Saat race memasuki lap-lap akhir justru Reno harus menuntaskan sisa lap tanpa rem depan.
“Memasuki jelang lap-lap akhir, saya merasa ada yang aneh di bagian rem depan motor saya. Benar saja saat saya mencoba melintas di beberapa tikungan rem depan tidak berfungsi dengan baik, dan disitu saya memutuskan untuk bermain safe,” bilang Renoufaldo Setyawan ini.
Ternyata keputusan bermain aman, dari Reno sempat bisa dimanfaatkan oleh Andrias Lukito jelang lap akhir. Lukito mampu mengover take Reno hingga terjadi duel seru pada tikungan terakhir jelang finish.
“Mengetahuin saya sedikit lengah pada tikungan 2, dan posisi pertama saya mampu di ambil alih Lukito. Saya mencoba fokus pada racing line, dan mengoptimalkan power motor stelah keluar dari tikungan terakhir jelang finish dan Alhamdulillah bisa kembali finish pada posisi pertama,” pungkas Reno yang kali ini memperkuat tim Master DKMS Baco Baco Kharisma Motor MTN Spring Japan.







