Inilah Bebek 2 Tak 125 cc Std Mix Rider Terkencang di Final MCR. Lihat Spesifikasinya!

MOTOBALAP.COM – Desas-desus pertanyaan siapa yang menjadi, peraih singgasana podium pada kelas Bebek 2 tak 125 cc std Mix Rider pada final MCR Surabaya (16-17/12) terjawab sudah.

Adalah Sulung Giwa, yang memperkuat tim Ladima HMS Zayan Power dibawah pimpinan owner tim yaitu Phunika Gandhi. Selain itu nama Agus PTKS, juga di gadang-gadang menjadi sosok sukses Sulung menjadi Jawara di kelas para raja tersebut.

Tidak di unggulkan sejak awal, membuat Pembalap yang akrab di sapa Suliwa tersebut bisa tampil lepas. Nama besar racer pesaingnya seperti Nur Al-Fath, Ikhsan Lala, hingga Aldiaz Aqsal tak membuat nya ciut nyali.

Menarik untuk kita ulas adalah spesifikasi mesin yang di pakai Sulung, hingga sukses meraih podium pertama di kelas Bebek 2 tak 125 cc std Mix Rider.

BACA JUGA:  Rayakan 800 Kemenangan di MotoGP, Honda Luncurkan Dua Motor Livery Repsol

“Kali ini memang saya memakai mesin korekan dari, Agus PTKS Ponorogo. Sebenarnya motor ini dulu sempat di pegang mas Ferdik Madurace 126, namun karena akses tempat tinggal saya dari Agus PTKS lebih dekat. Saya putuskan untuk percaya mesin motor ini ke dia. Toh, Agus PTKS sendiri juga masih satu frekuensi ibaratnya dengan Mas Ferdik,” terang Sulung Giwa.

Aksi Sulung Giwa pacu Bebek 2 Tak 125 cc Std Mix Rider Terkencang di Final MCR 2023. (foto:Motobalap.com/Baju Jeje)

Kembali ke point spesifikasi mesin. Kali ini kita berkesempatan langsung untuk menanyakan apa saja sih yang spesial dari motor jawara dua tak 125 cc std tersebut?

“Sebenarnya semua simpel saja, bahkan mungkin sama dengan motor dua tak yang lainnya. Untuk Piston saya pakai Yamaha rxs Diameter 55 mm, kemudian di sisi Exhause sedikit ada modifikasi portingan 24,5 mm dengan lebar 38. Sedangkan Karburator yang terpasang masih bawan dari mas Ferdik madurace karena motor ini sempat lama di beliau yaitu, ORI Yamaha F1ZR. Sedangkan untuk final Gear kita pakai 13 untuk depan dan belakang 38,” pungkas Agus PTKS, mekanik yang mengawal sulung pada final MCR 2023.

BACA JUGA:  Wonogiri Resmi Dipilih Jadi Lokasi Gelaran Final Java Grand Prix 21-22 Oktober.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *