MOTOBALAP.COM – Kembali muncul, kuda pacu Yamaha Jupiter Z atau yang beken dengan sebutan Jupi 5TP milik AMRF VND Koizumi Inara Racing nampak dengan gagah berani tampil pada ajang Kejurpov Jateng Casytha Manahadap Seri 3 di sirkuit Alun-alun Blora, Jateng (15-16/7).
Kali ini mesin yang sudah lama tertidur pulas hampir 8 tahun silam, mencoba di bangunkan kembali. Pelakunya adalah H. David Surya Pratama owner tim AMRF Jatim, dimana beliau mempercayai Bowo Menjadi sang mekanik.
Nampaknya ini sekaligus nostalgia, pasalnya motor tersebut juga sempat menjadi idola podium pada era balapan tahun 2015-2016 silam. Nah, balapan pada akhir pekan yang lalu, menjadi bukti lahirnya kembali motor yang saat ini tampil dengan livery merah menyala khas dari warna kebanggan AMRF VND Koizumi Inara Racing berbasis di Ponorogo.
“Mesin lama rasa baru, pada balapan Kejurpov Jateng Casytha Manahadap Seri 3 kali ini kita coba kembali. Tentu dengan upgrade beberapa point penting untuk part mesin yang kita gunakan sekarang dan menyesuaikan Regulasi yang ada, dan hasilnya pun lumayan baik,” buka Trimbel, mekanik AMRF VND Koizumi Inara Racing.

Soal kemampuannya memang sudah tidak di ragukan, di bawah pebalap muda berprestasi benaya Farel Jupiter Z 130 cc ini mampu megusik dominasi para rival. Seperti halnya Andrias Lukito bahkan sang langganan juara pertama Atorix Ap.
Benaya Farel dan Atorix Ap bahkan sempat beradu skill dan kecepatan hinggal lap akhir pada kelas Bebek 4 Tak 130cc pemula. Yang menjadi tontonan menarik warga masyarakat Blora yang hadir saat balapan berlangsung.
“Memang sempat memimpin pada beberapa lap, hingga Benaya Farel harus puas menerima posisi 2 di Bebek 4 Tak 130 cc pemula. Sedikit ada kendala pada Rem dan juga persiapan yang mepet sehingga waktu untuk setting juga tidak ada. Jadi langsung Gaspol di sirkuit,” tambah mekanik yang muda yang murah senyum ini.
Over all, jika dipersiapkan lebih baik tentu akan menjadikan motor Jupiter 130 cc AMRF Jatim menjadi yang patut untuk diperhitungkan dalam perebutan podium.
“Ini masih awal, kedepannya pasti kita perbaiki dan lakukan riset lagi. Karena kelas bebek 4 Tak 130cc ini belakangan juga mulai hidup kembali dan ramai peserta. Oleh karenanya, akan kita berikan yang terbaik untuk itu,” pungkas H. David Surya Pratama, owner tim.







