MOTOBALAP.COM – Konsistensi kembali ditunjukkan tim asal Pamekasan, Madura, HMS 95 FT Sekar Anom Group. Menghadapi putaran kedua Superchallenge SuperPrix 2026 di Boyolali, 22–23 Mei mendatang, tim ini dipastikan tetap mempertahankan formasi andalan mereka di kategori expert.
Dua nama yang kembali dipercaya menjadi ujung tombak adalah Akbar Abud dan Lucky Hendriansya atau yang akrab disapa Lucky Kaddi.
Keputusan mempertahankan duet tersebut tentu bukan tanpa alasan. Pada seri perdana Tasikmalaya lalu, performa HMS 95 FT Sekar Anom Group terbilang sangat kompetitif, khususnya lewat penampilan impresif Akbar Abud.
Saat ini Abud bahkan masih kokoh di puncak klasemen sementara kelas bebek 4-tak 150 cc tune up expert dengan raihan poin sempurna, yakni 37 poin. Catatan tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk menjaga tren positif di seri Boyolali nanti.
Dengan karakter balapnya yang agresif namun konsisten, Abud diprediksi kembali menjadi salah satu kandidat kuat perebut podium utama.
Sementara itu, Lucky Hendriansya juga dipastikan bakal tampil all out demi memperbaiki posisi dalam perebutan klasemen poin. Pembalap yang dikenal punya gaya balap atraktif tersebut masih memiliki peluang besar untuk bersaing, baik di kategori bebek 4-tak maupun 2-tak expert.
Persaingan di seri kedua dipastikan bakal semakin ketat. Sejumlah tim besar mulai menunjukkan perkembangan signifikan sejak seri pembuka, membuat duel antar pembalap expert musim ini semakin menarik untuk disaksikan.
Dengan chemistry tim yang sudah solid serta performa motor yang kompetitif, HMS 95 FT Sekar Anom Group jelas datang ke Boyolali bukan sekadar meramaikan persaingan.
“Saya rasa target untuk seri 2 ini tetap memberikan penampilan maksimal, karena tahun ini kita hanya fokus main pada event SuperPrix jadi kami akan berusaha dan berjuang dengan maksimal,” terang H.M. Sukron Juragan Tim.
Target mempertahankan dominasi dan menambah pundi-pundi poin tentu menjadi misi utama mereka di putaran kedua Superchallenge SuperPrix 2026. Menarik untum kita nantikan bersama.







