BM Liar X JRT 48 Boyong Putra AP untuk Hadapi Superchallenge Super Prix Seri 4 Surabaya

MOTOBALAP.COM Persiapan matang terus dilakukan BM Liar X JRT 48 asal Kediri, Jawa Timur, jelang menghadapi persaingan di Superchallenge Super Prix Seri 4 Surabaya. Tak hanya menyiapkan performa motor, tim juga memberikan perhatian khusus dalam menentukan pembalap yang akan menjadi ujung tombak di lintasan.

Untuk seri keempat ini, BM Liar X JRT 48 mengonfirmasi bakal diperkuat oleh Putra AP, pembalap asal Kalimantan yang dipercaya turun untuk menghadapi ketatnya persaingan di kelas expert.

“Rencana main dua kelas, yaitu 2 Tak 125 cc dan 116 cc Expert. Untuk rider kita pakai Putra AP,” terang Dadang Japronk, mekanik tim.

Profil Team BM Liar X JRT 48

Menariknya, sosok Japronk sendiri bukan nama baru di dunia balap. Mekanik yang telah memiliki rekam jejak di ajang drag bike 201 meter tersebut kini semakin aktif melakukan riset untuk kebutuhan road race.

BACA JUGA:  Hasil FP dan QTT Dinar Jegeg Bali Road Race Championship 2026 Seri 1

Sejumlah hasil positif juga telah berhasil diraih BM Liar X JRT 48 dalam beberapa event yang mereka ikuti sebelumnya. Hal tersebut menjadi modal sekaligus motivasi tambahan untuk kembali menunjukkan performa kompetitif di ajang Superchallenge Super Prix.

Bagi Japronk, keikutsertaan di Surabaya bukan hanya soal mengejar hasil balapan. Event yang mempertemukan banyak tim dan mekanik papan atas nasional ini juga menjadi kesempatan penting untuk mengukur sejauh mana hasil riset yang telah dilakukan.

“Untuk Super Prix ini sekaligus kita bisa riset dan ukur ketahanan motor, karena ini event bagus, banyak tim dan mekanik nasional juga. Semoga saja ada rejekinya. Soal persiapan juga sudah oke, tinggal kita test track saja sebelum balapan,” imbuh Japronk.

BACA JUGA:  Jawara Baru AG Style Matapanah Rookie Dragbike Resmi Jadi Milik Tim Dosen Balap DJM Dengan Adopsi Spek Mesin By Yossy Erika

Dengan kombinasi Putra AP sebagai rider dan persiapan motor yang telah dimatangkan, BM Liar X JRT 48 siap memberikan perlawanan di dua kelas yang diikuti. Menarik untuk melihat sejauh mana hasil riset tim Kediri ini mampu berbicara di tengah ketatnya persaingan Superchallenge Super Prix Seri 4 Surabaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *