MOTOBALAP.com – Gelaran perdana Superchallenge Super Prix seri 1 di sirkuit Mijen, Jumat-Sabtu (30-13/5), Semarang akan menjadi ajang pembuktian bagi banyak tim dan pembalap nasional. Salah satu tim yang menarik perhatian adalah Adyatama Racing Team, yang kembali mempercayakan tunggangan balapnya kepada Dicky Ersa, pembalap muda bertalenta yang sudah tidak asing lagi di kancah balap Indonesia.
Kembalinya Dicky Ersa ke skuad Adyatama Racing pasca cidera menjadi sinyal serius bahwa tim ini menargetkan hasil maksimal di musim 2025. Dikenal dengan gaya balap agresif dan penuh determinasi, Dicky dianggap sebagai aset penting bagi tim dalam menghadapi kompetisi ketat yang dipastikan hadir di setiap seri Superchallenge Super Prix.

Sunjoyo owner tim Adyatama, menyatakan bahwa pihaknya optimistis Dicky mampu tampil kompetitif di Seri 1 ini. “Dicky bukan hanya pembalap cepat, tapi juga cerdas membaca situasi balap. Kami yakin dia bisa bersaing di barisan depan. Target kami jelas podium!” ujar Sunjoyo.
Sementara itu, Dicky Ersa sendiri menyatakan rasa antusiasmenya kembali membela Adyatama. “Pasca cidera saat crash saat latihan beberapa waktu lalu saya sempat istirahat dulu, tapi kini saya kembali dengan semangat baru lebih fokus ke strategi dan performa di lintasan,” kata Dicky. Ia menambahkan bahwa Sirkuit Mijen merupakan salah satu favoritnya karena layout teknis dan ruang manuver yang cukup luas untuk menyalip.
Adyatama Racing juga melakukan sejumlah pembaruan pada motor pacuan mereka, termasuk setting suspensi dan upgrade engine agar cocok dengan karakter Dicky. Dengan kondisi fisik yang prima dan persiapan teknis matang, Adyatama Racing dan Dicky Ersa siap memberi kejutan di seri pembuka ini.
Ajang Superchallenge Super Prix 2025 diprediksi lebih kompetitif, dengan banyak tim tampil all-out sejak awal musim. Namun, dengan kombinasi pengalaman, strategi, dan kekompakan tim, Adyatama Racing yakin bisa menjadi ancaman serius dalam perebutan klasemen poin.







