MOTOBALAP.COM – Debut CV Sayya Tani Makmur Bengkel 120 di ajang Superchallenge Super Prix Seri 4 Surabaya langsung berbuah manis. Tampil di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, pada 21–22 Agustus 2026, tim asal Madura tersebut sukses membawa pulang dua gelar juara umum di kelas 2 Tak.
Adalah M Yuditya yang menjadi aktor utama di balik pencapaian tersebut. Mengandalkan FizR racikan Mamank Surya, Yudit tampil konsisten sepanjang rangkaian balapan. Dari beberapa race yang dijalani, ia mampu mengamankan satu kemenangan, dua kali finis sebagai runner-up, serta satu kali menempati posisi keempat.
Koleksi poin tersebut akhirnya membawa Yudit bertengger di posisi teratas klasemen dan mengantarkannya meraih gelar Juara Umum 2 Tak Novice sekaligus 2 Tak Expert.
Pencapaian ini terasa semakin spesial karena merupakan penampilan perdana CV Sayya Tani Makmur Bengkel 120 di ajang Superchallenge Super Prix. Bagi tim yang dipimpin Bos Dhofir tersebut, hasil di GBT menjadi sinyal positif untuk kiprah mereka di persaingan balap 2 Tak.

Menariknya, performa Yudit di dua kategori tersebut tidak didukung perbedaan setting mesin yang terlalu signifikan. Mamank Surya, selaku mekanik tim, menjelaskan bahwa motor yang digunakan Yudit pada kelas Novice sekaligus menjadi bagian dari strategi untuk mengukur sejauh mana kemampuan pacuan tersebut ketika dibawa ke level Expert.
“Untuk settingan pada motor M Yudit tidak ada perbedaan signifikan, baik yang dipakai Novice maupun Expert. Awalnya memang sekalian mengukur kekuatan motor saja. Jadi untuk motor Novice, baik 2 Tak 116 cc maupun 125 cc, itu juga yang dipakai Yudit pada kelas Expert,” terang Mamank Surya.
Strategi tersebut ternyata membuahkan hasil maksimal. Konsistensi Yudit sejak awal hingga akhir putaran menjadi salah satu kunci utama dalam mengamankan dua gelar juara umum. Di sisi lain, performa tersebut juga menjadi pembuktian terhadap kompetitifnya pacuan FizR racikan Mamank Surya dalam pertarungan kelas 2 Tak Superprix.
Bagi Mamank Surya, keberhasilan ini bukan menjadi akhir, melainkan motivasi untuk terus melakukan pengembangan. Dukungan dari CV Sayya Tani Makmur membuat ruang untuk melakukan riset dan pengembangan mesin 2 Tak semakin terbuka.

“Mudah-mudahan ke depannya terus konsisten berprestasi. Tentu dengan hadirnya CV Sayya Tani Makmur, semangat untuk riset dan melahirkan mesin 2 Tak kencang jadi makin bertambah,” pungkas Mamank Surya.







