Angkasa Pura 67 Gank Mainkan Febrian Yusuf di Superchallenge Super Prix seri 2 Boyolali

MOTOBALAP.COM Kejutan menarik muncul jelang gelaran Superchallenge Super Prix 2026 Putaran 2. Tim Angkasa Pura 67Gank mengambil langkah berani dengan menurunkan pembalap muda, Febrian Yusuf di kelas bergengsi BBK 4T 150 TU Expert.

Keputusan ini langsung menjadi sorotan Motobalap.com. Pasalnya, Febrian selama ini lebih dikenal tampil di kategori novice, namun kini dipercaya tampil di kelas expert yang persaingannya jauh lebih ketat dan penuh nama besar. Menariknya lagi, kalimat yang terucap di kalangan pegiat Road Race, “Biasanya Masih Novice, Naik BBK 4T 150 TU Expert Lebih Loss!”

Menurut Agus S. Kempul, manajer tim Angkasa Pura 67Gank, adaptasi Febrian berlangsung cukup cepat saat latihan. Karakter balapnya yang berani serta kemampuan menjaga racing line dinilai cocok dengan setting Bebek 4Tak 150 TU Expert risetan terbaru mekanik yang merupakan adiknya Agus S. Kempul.

BACA JUGA:  PSM Kulit Magetan Tidak Hanya Miliki Tim Tapi Juga Aktif Support Para Pebalap di Ajang Oneprix

“Kalau di novice kadang masih terlalu hati-hati. Tapi begitu masuk expert malah lebih lepas mainnya. Feeling motornya dapat, ritmenya juga bagus. Semoga Febrian bisa mengacak-ngacak barisan depan dan memberikan yang terbaik. Awali dengan Bismillah,” ujar Agus S. Kempul yang juga pebalap Road Race.

Kelas BBK 4T 150 TU Expert sendiri menjadi salah satu kelas paling panas di Superchallenge Super Prix 2026. Layout sirkuit Boyolali yang teknikal dipadukan cuaca panas membuat pembalap dituntut tampil konsisten sejak sesi kualifikasi, sprint race hingga final race.

Langkah Angkasa Pura 67Gank memainkan Febrian Yusuf juga dianggap sebagai bentuk regenerasi pembalap muda. Tim ingin memberi jam terbang lebih tinggi agar mental balap Febrian semakin matang menghadapi musim kompetisi 2026 yang semakin kompetitif.

BACA JUGA:  RMF Trans Racing Fix Gaspol Musim Ini! Kabar Terbaru Kini Sudah Masuki Tahap Finalisasi Rider

Jika mampu menjaga performa hingga race day, bukan tidak mungkin Febrian Yusuf bisa menjadi salah satu kuda hitam di putaran kedua Superchallenge Super Prix Boyolali kali ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *